BeritaOnline228 - Hingga Minggu sore, setidaknya ada 66 kantong jenazah korban tsunami Selat Sunda yang berada di Puskesmas Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten.
"Satu belum (terindentifikasi), yang 65 sudah semua (terindentifikasi). (Korban) Dari luar sih banyak, dari Tangerang, Bogor, Jakarta, wisatawan," kata dokter Ratno, tenaga medis dari Dokes Polda Banten, saat ditemui di Puskesmas Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten, Minggu (23/12/2018).
Korban meninggal banyak ditemukan di penginapan Mutiara Cottage, Lagondi dan Stephani Hotel. Tiga lokasi penginapan itu diketahui rusak parah terkena terjangan tsunami pada Sabtu malam kemarin, 22 Desember 2018.
Seluruh korban jiwa di Kecamatan Carita akan diidentifikasi awal di Puskesmas Carita. Kemudian dibawa ke RSUD Berkah Pandeglang. Jika belum juga diambil keluarga, maka akan disimpan di RSUD Serang.
"Karena disana (RSUD Serang) ada kulkas (tempat pengawetan jenazah). Mereka di sana (RSUD Berkah Pandeglang) enggak ada kulkas. Korban yang udah ada mengakui, dibawa langsung," ujar Retno.
Sementara itu, petugas medis dan relawan membutuhkan lebih banyak mobil jenazah untuk membawa korban ke rumah sakit.
"Ini kan sebenarnya langsung diidentifikasi semua, kendalanya itu kurang mobil jenazah," pungkas Retno.
65 Korban Meninggal Tsunami Selat Sunda di Carita Teridentifikasi
Reviewed by Unknown
on
Desember 23, 2018
Rating:
Reviewed by Unknown
on
Desember 23, 2018
Rating:

Tidak ada komentar: